all you can read!

Friday, April 5, 2013

Kawanku itu..

Yah..
setelah berhasil merangkak
keluar dari fantasi yang perlahan membunuhku 
nampaknya ia masih menjadi semacam sahabat karibku
selalu ada dan minta diperhatikan
tak peduli saat ada di kerumunan massa sekali pun
ia selalu berhasil menemukan diriku
mengalihkan perhatianku
dan aku harus berjuang begitu keras
untuk kembali tersadar

Aku tidak pernah menyesali keberadaannya
sungguh, ia adalah nyata bagitu
namun terkadang aku sangat ingin
bisa leluasa bernapas
dan tak perlu khawatir lagi
bahwa tidak hanya ia yang selalu mengisiku
bahwa ada orang-orang di luar sana
yang juga memerlukanku
saat aku juga memerlukan mereka

Kumohon, siapa saja
bantu aku menemukan mereka
sebelum aku kehilangan arah
ini semua sudah berjalan begitu lama
Tuhan, apakah seperti ini kau maksudkan untukku?
kakiku sudah terlalu banyak berjalan
selalu kupaksakan agar tetap kuat
sampai-sampai tak ada rasa lagi
semua menjadi begitu normal
hanya aku
dan ia, kesendirianku
yang tak pernah benar-benar bertatap muka denganku

Tepat saat aku merasa segalanya baik-baik saja
kau mendadak mencegatku
membuat semua perhatianku terkumpul
masih tak percaya apa yang kutemukan
kau, adalah  kawan yang kucari
yang selama ini pun berada tak jauh
kehadiranmu saat itu juga membuatku terbangun
sebelum kesadaranku menyambut
rupanya emosiku merespon sangat cepat
mendahuluiku untuk menyapamu dengan pantas
hanya senyum lebarku yang akhirnya mengawali
senyum yang tak kubayangkan bisa ada dalam diriku

Saat itu juga aku bersyukur
dalam hitungan menit kami pun sudah seperti sahabat lama
kawanku itu, asyik saja bercerita
ia seperti tenggelam dalam kata-katanya
sama sekali tak terlihat sungkan atau ragu
sama sekali tak menyadari
bahwa saat itu aku masih berada dalam keterkejutan
canggung, aku pun mengimbangi ceritanya
tak kubiarkan ceritanya terhenti
hanya karena keterkejutanku itu
ia terus mengalirkan kata-kata
sambil terus memberiku kesempatan menimpali
tak kulihat ada tanda ia merasa asing denganku
dan kuputuskan untuk membuka diri
seperti yang ia lakukan terhadapku

Tak berhenti sampai disitu
kami pun saling menemukan kemiripan antara cerita kami
bahkan lebih banyak daripada yang kami duga
karenanya senyuman kami semakin terkembang
cerita kami lantas semakin mengalir
sungguh aku takjub
kawanku itu, menyadarkanku lagi
bahwa setiap orang menyimpan kisah
yang mungkin buruk bagi dirinya sendiri
namun sesungguhnya ia hanya harus bertemu orang yang tepat
lantas cerita itu menjadi kekaguman oleh orang yang mendengarnya

Kawanku, entah berapa lama lagi hidupku ini
dan sebelum ini semua berakhir
aku ingin berterima kasih padamu
karena telah bersedia berbagi
dengan aku yang sungguh tak seberapa ini
karena telah mengajarkan begitu banyak hal berharga
walau pun mungkin kau tak menyadarinya
karena kau telah membantuku menemukan kembali diriku
semoga kita akhirnya bisa meraih kebahagiaan kita
agar kelak cerita bahagia-lah yang selalu kita pertukarkan  
saat waktuku tiba nanti
dan bila memang tak sempat ku dengar lagi ceritamu
aku hanya berharap suatu saat nanti
kau akan tetap ingat bahwa aku pernah menjadi kawan berbagi-mu
aku akan selalu berusaha menjadi kawan terbaik
agar jangan sampai kau menyesal
karena telah berkawan denganku

SEMANGATLAH selalu, kawanku! :)

22.03.2013 - FIB UI

No comments:

Post a Comment