Hampir setiap cerita menarikku semasa SMA di mulai dengan kata
‘aku dan keluargaku, Taekwondo 34’. Ya, merekalah keluarga yang kumaksudkan.
Jika membicarakan keunikan keluargaku yang satu ini, rasanya tak akan pernah
selesai. Tapi atas kecintaanku kepada mereka, maka aku coba untuk menuliskan
kisah kenanganku selama 3 tahun bersama mereka.
Masih jelas dalam ingatanku, saat aku masih kelas IX SMP,
aku duduk di kursi kelasku di dekat jendela. Sekolahku berada tepat di sebelah
gedung SMAN 34 JAKARTA dan karena kelasku berada di lantai 2, aku bisa melihat
dengan jelas melewati tembok sekolah, tepat ke arah lapangan kecil yang ada di
depan Masjid SMAN 34. Mataku menangkap ada beberapa murid SMA, perempuan dan
laki-laki, mengenakan seragam putih longgar sedang asyik berbaris bergiliran,
menendang dan memukul. Tak perlu waktu lama, aku segera menyadari bahwa mereka
adalah para Taekwondo-in SMAN 34! Lantas aku pun asyik memandangi mereka sambil
menebak-nebak gerakan apa kiranya yang sedang mereka praktikkan. Sama seperti
mereka, aku pun saat itu juga merupakan seorang Taekwondo-in di SMP ku. Hal
itulah yang membuatku merasa begitu tertarik memata-matai latihan mereka dari
atas sini, tanpa mereka sadari. Tanpa sadar saat itu aku berkata kepada seorang
teman yang menghampiriku karena penasaran dengan apa yang kulakukan, “Lihat
saja nanti, tak lama lagi aku akan segera menjadi bagian dari mereka”.
Singkat cerita, aku pun lulus dari SMP dan melanjutkan
sekolahku ke SMAN 34 JAKARTA. Alasanku memilih bersekolah di SMA ini sederhana
saja : letak sekolah yang dekat dengan rumah dan SMP ku, maka aku tak perlu
repot-repot beradaptasi dengan lingkungan baru, tinggal harus ingat saja bahwa
kini aku harus berbelok masuk ke gerbang sekolah yang tepat, bukan lagi gerbang
sekolah SMP ku.
Tanpa ragu aku pun mendaftarkan diri masuk ekskul Taekwondo
di SMA baruku ini, tanpa tau bahwa sesuatu yang besar dan menyenangkan siap
menyambutku. Latihan perdana ekskul pun dimulai dan aku segera mendapatkan
kawan-kawan baru, mereka adalah para senior yang dulu kulihat dari jendela
kelas dan juga para murid baru kelas X. Aku tidak begitu ingat bagaimana
awalnya segala kesenangan luar biasa ini di mulai, yang jelas, semakin hari
anggota baru ekskul Taekwondo ini mulai bertambah banyak, mereka adalah
murid-murid baru kelas X, sama seperti ku. Kami segera menemukan kesamaan dalam
diri kami : semangat dan antusiasme dalam berlatih! Dan, inilah kami, anggota
keluarga Taekwondo 34 angkatan 2011 :D
Aku
Abi, seperti kepala suku keluarga kami, dia
adalah laki-laki dengan badan tertinggi diantara kami, berwajah tidak
selayaknya anak SMA, sangat hemat dengan uang, tidak suka memakai celana jeans,
berkepribadian unik dan sama sepertiku, ia adalah seorang melankolis yang
menyukai tokoh Roronoa Zorro
Dyah, ia adalah sahabat karibku semenjak SMP, punya
pemikiran yang dewasa, mandiri, tidak takut apapun kecuali laba-laba, sangat
bersemangat saat latihan, bersama kami melanjutkan ‘karier’ taekwondo kami dari
ekskul di SMP lanjut di SMA. Meski phobia laba2, tidak ada yang berani
menakut-nakutinya dengan laba-laba, karena dyah akan berubah menjadi agresif
sekali menyerang orang yang iseng itu :D hehehe menyeramkan sekali. Dyah punya
semangat juang dan power yang tinggi. Ia adalah perempuan terkuat diantara kami
:)
Budi, ia adalah laki-laki dengan tubuh terbesar
di keluarga kami, gemar sekali makan, sangat ramah, pintar menggambar manga,
selera humor yang bagus, selalu pasrah saat kami iseng2 meledekinya sebagai “pemilik
tendangan Bal-Badak (baca:bal budi)”. Aku sendiri sudah pernah mencicipi
tendangan maut-nya itu :)
Natal, ia adalah si imut yang selalu ceria, suka
menyanyi, memasak dan menggambar, suka sekali membawa makanan untuk kami saat
latihan :) biar pun badannya imut, kekuatannya sama sekali tak bisa diremehkan
;)Natal juga tergila-gila dengan kucing
Hanif, kurasa ia adalah maskotnya keluarga kami :) aku dan teman2 lain setuju bahwa ia-lah yang terjago dan terlincah gerakannya diantara kami, ia juga sangat tenang, baik, ramah, tapi sungguh selera bercandanya tinggi. Aku dan teman-teman lain sangat suka saat melihat ia mencoba kebolehan gerakan terbang andalannya di sela-sela latihan
Hanif, kurasa ia adalah maskotnya keluarga kami :) aku dan teman2 lain setuju bahwa ia-lah yang terjago dan terlincah gerakannya diantara kami, ia juga sangat tenang, baik, ramah, tapi sungguh selera bercandanya tinggi. Aku dan teman-teman lain sangat suka saat melihat ia mencoba kebolehan gerakan terbang andalannya di sela-sela latihan
David, tak jauh berbeda dengan hanif, walaupun
posturnya tidak terlalu besar, kelincahannya bergerak sungguh mengagumkan.
Bersama hanif, ia sering mencoba membuat gerakan2 baru yang unik. Ia tidak bisa
dipisahkan dari motornya, selalu bersama-sama dan selalu riang gembira saat
latihan. Ia juga suka mengatakan celetukkan2 konyol berbahasa jawa
Galih, orang yang belum mengenalnya pasti
mengira galih adalah semacam robot, ia tak terlalu banyak bicara, tapi saat
latihan bersama kami, sifat cool-nya luntur! Ia adalah laki2 yang unik,
sungguh2 saat berlatih, punya suara tertawa yang khas dan sosok yang sangat
mandiri. Porsi makannya juga banyak :) tak sebanding dengan postur tubuhnya
yang sangat langsing
Inten, sosoknya selalu saja membuat kami dan
bahkan para sabeum susah menahan tawa kala latihan :) kepolosannya terkadang
suka membuatnya mengeluarkan celetukan2 OOT (out of topic) dan sering kali
bertengkar dengan opal :D kadang2 kami suka berbohong pada inten bahwa kami
melihat penampakan didekatnya, anehnya, inten tertipu juga walaupun jelas2 kami
semua sedang mengerjainya :D ia adalah gadis yang selalu membuat suasana
latihan menjadi semarak. Walaupun susah untuk menghafal urutan gerakan2 Taeguk,
inten sabar dan tekun dalam berlatih. Inten selalu ceria, tak pernah sekalipun
aku menangkapnya sedang berekspresi sedih
Hana, adalah taekwondo-in tercantik diantara
kami :) sepayah, seberkeringat dan selelah apapun kami berlatih, sosoknya
selalu terlihat cantik :) hana tidak secerewet inten selama latihan, tapi
terkadang ia kedapatan melakukan kekonyolan2 juga. Gadis ini sangat tidak
menyukai susu, hantu dan gelitikan :) oleh karena itu kami cukup sering
mengisenginya, namun disaat kami kerjai ekspresinya pun tetap anggun dan tidak
pernah marah
Icha, ia adalah seorang gadis yang selalu asik,
easy going dan simpel dalam menjalani kehidupan sekolahnya :) rambutnya selalu
tergerai dan hanya pada saat latihan saja kami bisa melihat rambutnya
(akhirnya) diikat :D icha sangat santai, membuat kami terkadang heran kenapa ia
bisa bertingkah sebegitu santainya -__-“ tapii, dibalik itu semua, icha adalah
gadis yang pintar
Ical, ia adalah spongebob-nya keluarga kami :)
ia tidak terlalu banyak berkata2, tapi selalu menyimak saat ada diantara kami
yang sedang bercerita, lalu dengan tidak terduga ia kemudian menimpali,
menyeletuk sugguh sangat lucu dan lantas kami akan tertawa terbahak2 bersama karena
ical :D gayanya dalam tertawa mengingatkan kami pada spongebob. Kadang2 kami
suka dengan sengaja memancing2 ical agar mengeluarkan celetukan2-tak-terduganya.
Ical rajin dalam berlatih dan ia akan tanpa ragu menghampiri dan bertanya
tentang gerakan yang belum dikuasainya
Opal, ia adalah raja mode kami :) caranya
berpakaian sungguh chic dan keren. Ia suka sekali bergaya cool saat difoto,
tapi kenyataannya selama latihan, ia adalah seorang joker yang andal juga! Ia suka
sekali meledek inten sambil tertawa-tawa konyol. Opal sangat antusias bila
Sabeum mengajarkan gerakan baru yang menurutnya sangat keren, oh iya! Opal bisa
memainkan gitar dengan mahir dan juga menyanyi! Di sela-sela latihan terkadang kami
suka bernyanyi bersama
Yudho, ia adalah badut andal kami :) saat yudho
diam saja, kami sudah bisa tertawa dengan geli melihatnya :) Ia sangat kreatif,
menjadikan benda apa saja yang ditemuinya sebagai bahan lelucon. Yudho punya
bakat besar dalam membuat orang lain tertawa, selain wajahnya yang juga sudah
lucu. Yudho hanya suka satu jenis minuman, yaitu teh manis, unik kan? Namun di dalam
kepribadiannya yang sungguh lucu bukan buatan, ia sebenarnya adalah sesosok
adik yang manis dan bertanggung jawab
Iki, kalau ical adalah spongebob kami, maka iki
adalah squidward kami. Iki adalah yang termuda diantara kami dan adalah seorang
adik yang sering menggerutu :)suka malas disuruh lari dan selalu mengeluh
kepanasan saat latihan, tapi ia menggerutu sengan lucunya sehingga kami semakin
semangat menyuruhnya lari lebih cepat :) iki punya jari2 yang bisa digerakknya
dengan luwes dan juga kuku2 yang bersih dan cukup panjang. Ia selalu memakai
jam tangan dan jaket. Kalau ia tertawa, suaranya akan berubah sangat besar dan
berat dan tawanya sungguh lama dan terpingkal-pingkal. Iki suka sekali
berekspresi sok jutek, tapi kemudian saat yang lain mengisenginya, ia akan
luluh juga. Oia, iki juga bisa menggambar dan bernyanyi dengan sangat baik
Hendriq, sebagai kakak laki2 tertua di keluarganya,
hendriq adalah sosok yang dewasa dan bijaksana :) saat aku menemui kendala atau
bingung dalam mengambil keputusan yang menyangkut ekskul kami, aku selalu
senang meminta pendapatnya :)selain itu, ia juga amat sopan dan peka, selalu
mengucapkan maaf kala ia tidak bisa datang latihan. Hendriq selalu serius dalam
berlatih dan kami sangat mengagumi sikapnya yang selalu optimis. Hendriq juga
senang tertawa, sama seperti kami
Dewa, kelucuan dan ke-randoman-nya sungguh tak
bisa di bayangkan :D tak jauh berbeda dengan abi, wajahnya sama sekali tidak
menyiratkan umurnya, dan karena itu hampir seluruh teman2 memanggilnya dengan
sebutan ‘si om’. Dewa sangat mahir bermusik, fotografi dan juga selalu dengan
senang hati menolong siapa saja yang memerlukan bantuannya. Ia juga punya
kebiasaan yang mematikan : buang angin di depan umum :D ahahaha! Bersama dewa,
seketika kami semua akan berubah menjadi segerombolan orang2 konyol yang
bahagia
Amal, ia adalah perempuan yang cukup tomboy :)
ia termasuk anggota baru dalam keluarga kami. Amal sangat terkenal karena
jualan pulsanya yang laris manis! Gaya tertawanya juga sangat khas. Amal juga
sangat maksimal ketika tertawa, menambah semarak suasana latihan kami
Wita, ia sangat menyukai jepang! :) wita juga
termasuk anggota baru dalam keluarga kami. Walaupun mulai latihan dari dasar
sekali, wita tekun sekali menyimak setiap gerakan baru yang diajarkan sabeum.
Wita kadang2 dijahili oleh kami semua dengan membuatnya merasa bingung, karena
saat kebingungan itulah ekspresi wajahnya begitu lucu :D
Lihat kan? :D Betapa menyenangkannya hubungan ini, atmosfer
kekeluargaan yang begitu erat dengan bumbu canda tawa yang tak pernah habis
mengalir. Jangankan pertengkaran, hampir bertengkar saja tidak pernah terjadi
di antara kami. Kami saling mendukung dan mengisi satu sama lain. Setiap
keunikan karakter dari diri kami masing-masing, menyumbangkan goresan warna
indah tersendiri pada keluarga kami ini. Meskipun sekarang jalan kami sudah
berbeda-beda, aku sungguh tak pernah akan bisa melupakan setiap kesenangan yang
kumiliki bersama mereka. Mereka sungguh berarti dalam hidupku..
Ich liebe euch
sehr, meine geliebte Familie Taekwondo 34..
